Tips Pencegahan Virus Melalui Chat Facebook

Dalam beberapa bulan terakhir, penyebaran virus melalui chat Facebook semakin menggila dan telah mengecoh banyak korban. Virus tersebut menyebar secara otomatis (bot) melalui melalui komputer yang telah terjangkit virus tersebut. Penampakannya adalah seperti berikut:
virus chat facebook
Umumnya virus tersebut memang menyebar via chat Facebook, dan tampak seolah-olah link tersebut diberikan oleh teman kita. Dengan ekstensi JPG, tentu kita akan mengira bahwa file tersebut akan membawa kita melihat file gambar yang diberikan oleh teman. Namun saat korban meng-klik link tersebut, otomatis file akan terunduh ke komputer kita, dan virus pun masuk menjangkiti komputer.
Sesaat tidak ada yang salah setelah kita melakukan klik pada link tersebut. Namun tanpa kita sadari, akun Facebook kita akan secara otomatis mengirimkan link serupa kepada semua teman lainnya yang sedang online melalui fitur chat Facebook. Jika folder sent messages kita dipenuhi dengan daftar pengiriman pesan tersebut ke banyak teman, maka itu pastilah ulah dari virus tersebut.

W32/Kolab.xx atau Trojan.Click1.xxxx

Di atas adalah nama virus yang sangat tricky tersebut. Virus ini berupa worm yang sebelumnya juga menyebar dengan modus yang sama di YM dan juga Skype. Dan korbannya pun tanpa sadar telah men-download virus tersebut setelah meng-klik link yang disebarkan.
Karakteristik virus W32/Kolab.xx atau Trojan.Click1.xxxx ini adalah sebagai berikut :
  1. Sulit dibasmi dan bisa menyebabkan BSOD (Blue Screen Of Dead) – Kolab/Click1 tidak berjalan pada proses atau services Windows, sehingga sulit menemukan dan mematikan keberadaan worm/rootkit ini. Tetapi, worm ini justru mendompleng atau menumpang pada file svchost.exe milik Windows, sehingga Anda akan sulit mematikan-nya. Jika Anda memaksa mematikan file svchost.exe, komputer akan mengalami blue screen of death / BSOD. Termasuk jika Anda mencoba melakukan scan menggunakan tools tertentu seperti GMER, tools yang biasa digunakan untuk mendeteksi rootkit.
  2. Broadcast ke IP-IP tertentu – Walaupun tidak berjalan pada proses atau services Windows, Kolab/Click1 memanfaatkan file svchost.exe Windows, untuk melakukan broadcast pada IP-IP tertentu.
  3. Mencantumkan diri-nya pada Windows Firewall – Agar dapat berjalan bebas tanpa hambatan, Kolab/Click1 mendaftarkan programnya pada Windows Firewall, sehingga diperbolehkan untuk melakukan koneksi dan broadcast.

Tips menangkal virus W32/Kolab.xx atau Trijan.Click1.xxxx

Setelah kita bisa mengenali penampakan dan karakteristik virus ini, maka berikut adalah beberapa tips untuk mencegah virus ini. Tips berikut dikutip dari situs detikInet.com:
  1. Hindari melakukan klik pada link yang dikirim pada Anda, baik melalui pesan chat Facebook atau status.
  2. Beritahukan pada teman Anda, bahwa komputer tersebut telah terinfeksi virus, dan segera lakukan update dan scan komputer dengan antivirus yang terupdate.
  3. Jangan melakukan copy link atau melakukan pemberitahuan disertai link tersebut, karena dengan begitu Anda justru ikut menyebarkan link yang mengandung virus tersebut.
  4. Jangan meninggalkan Facebook Anda dalam keadaan aktif/login, sebaiknya logout dulu hingga Anda kembali.
  5. Gunakan Secure HTTP / HTTPS pada saat login Facebook, hal ini agar akun Anda tidak mudah diakses oleh orang lain di sekitar Anda.
READ MORE - Tips Pencegahan Virus Melalui Chat Facebook

Koleksi Foto Ayam yang Unik







































































































READ MORE - Koleksi Foto Ayam yang Unik

Makhluk Kecil Berbahaya



Bukan ukuran tubuh yang jadi patokan untuk menentukan apakah makhluk hidup itu bahaya atau tidak. Makhluk hidup kecil sekalipun dapat menjadi ancaman terhadap manusia, bahkan banyak penyakit yang disebabkan makhluk hidup kecil yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya.

Berikut ini 10 jenis makhluk kecil yang berbahaya.
Kutu (Tick)


Kutu ada banyak jenisnya dan hampir semuanya bisa menyebarkan penyakit. Kutu biasanya menjadi parasit di tubuh binatang ataupun manusia dengan menghisap darah dan menginfeksi berbagai macam penyakit seperti Lyme disease, Rocky Mountain spotted fever, tularemia, equine encephalitis, Colorado tick fever, dan African Tick Bite Fever.

Tarantula Elang


Tarantula Hawk disebut demikian karena serangga ini berburu tarantula untuk makanannya. Sengatan yang dihasilkan serangga ini sangat menyakitkan, orang hanya akan bisa menjerit jika terkena sengatannya!

Lalat Tsetse


Lalat penggigit dari Afrika ini menghisap darah hewan vertebrata dan manusia. Gigitannya menularkan protozoa Trypanosoma yang dapat menybabkan Sleeping Sickness pada manusia dan Nagana pada ternak. Sleeping sickness ditandai dengan demam dan sakit kepala lalu membengkak di bagian belakang leher, tertidur di siang hari dan insomnia.

Lebah Afrika (killer Bees)


Lebah Pembunuh dari Afrika ini berpotensi sangat berbahaya karena akibat dari sengatannya yang sangat menyakitan dan kecenderungan mereka hidup dalam kawanan, jadi mereka akan menyerang secara bersama-sama, mengejar ancaman yang mengganggu mereka bahkan setelah jauh dari sarangnya.

Deathstalker


Hewan dari jenis kalajengking ini memiliki sengatan beracun yang sangat berbahaya. Sengatannya yang mengandung neuro toxin kuat ini dapat melumpuhkan anak-anak dan orang tua.


black Widow


Laba-laba adalah serangga yang paling banyak kita kenal dan sering kita lihat. Black Widow sebenarnya sangat berbahaya, bahkan racun yang dikeluarkannya bisa lebih berbahaya dari ular derik, hanya saja karena jumlah yang dikeluarkan lebih sedikit maka berpengaruh pada efektifitas sengatan racunnya.

Semut Tentara


Jika sendiri, jenis semut ini tidak akan berbahaya. Namun, jenis semut ini memang lebih senang hidup dalam kawanan yang sangat besar samapai berjumlah jutaan untuk satu kawanan. Beberapa serangan yang terjadi pada manusia menunjukkan kawanan semut ini masuk ke rongga-rongga dan organ dalam manusia yang bisa menyebabkan sesak nafas dan kematian.

Semut Peluru


Gigitan Semut Peluru memang tidak bisa membunuh anda, tapi anda tidak akan pernah melupakan gigitannya. Disebut Semut Peluru karena gigitannya dirasakan seperti terkena tembakan, dan inilah gigitan paling menyakitkan yang pernah diketahui oleh manusia. Dalam Schmidt Sting Pain Index di mana digambarkan bahwa gigitannya menyebabkan “rasa terbakar, berdenyut, dan rasa sakit yang terus berlanjut sampai 24 jam”.
Nyamuk Anopheles


Dianggap sebagai makhluk yang paling berbahaya di bumi. Nyamuk ini menyebabkan lebih dari 300 juta kasus malaria setiap tahun, yang menyebabkan antara 1 sampai 3 juta kematian. Nyamuk ini juga bisa menyebabkan demam berdarah, kaki gajah, dan demam kuning. Mereka biasanya aktif selama malam hari, jadi salah satu cara untuk melindungi diri sendiri adalah dengan memasang anti-serangga dan mengenakan lengan panjang.

Aye-aye


Meskipun beratnya hanya 4 pon di alam liar, binatang kecil ini dipandang sebagai pertanda kematian oleh masyarakat lokal di Madagaskar. Binatang ini bisa menembus jantung manusia saat tidur. Madagaskar adalah satu-satunya tempat di bumi di mana binatang ini bisa ditemukan di alam bebas.

10 makhluk hidup kecil diatas merupakan sebagian dari makhluk hidup kecil berbahaya yang mungkin selalu berkeliaran di sekitar tempat kediaman anda.

Sumber

READ MORE - Makhluk Kecil Berbahaya